ke halaman blog induk

pemoeda djawa, sampai sekarang masih dibikin oleh niemeyer





Saya bukan seorang kolektor maupun "kolekdol" [mengoleksi karya untuk dijual]. Saya hanya seorang pemulung, itu pun tak serius, bahkan hanya asal comot.

pemoeda djawa

Bagi saya, rasanya menyenangkan bisa memegang dan mengamati desain label dan kemasan yang kadang tak jelas siapa penciptanya itu. Mumpung kertas-kertas bergambar itu belum semakin tercecer, tercecer dan tercecer, sebagian saya selamatkan di sini saja.

Salam gombal,
kéré kêmplu





Sajian utama blog ini adalah gambar. Adapun teks itu hanya bualan, omong kosong, semata agar gambar tak kesepian seolah tak berkawan.

Meskipun begitu saya berterima kasih kepada para korban bualan yang mau buang waktu memberikan apresiasi khusus.


Nina Uletbulunaikdaun


Reference: Blog


"... it's a beautiful gallery..."




Bermula dari sini...




GOMBALKARTU:
Mainan lain mulai Agustus 2005







 
 






Jika Anda punya label dan kemasan yang menarik, boleh Anda kirimkan gambarnya ke saya, atau... hard copy-nya sekalian :) Jangan sungkan, saya memang pemulung. :D

dengan segala hormat anda saya larang tersenyum apalagi ketawa saat menatap gambar ini

Apakah mereka meng-update blognya?

<< September 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


Contact Me

rss feed


5.9.05 | 15:48
Tomi si Topi Miring

Boleh jadi mata saya tidak beres. Saya lihat, topi lelaki yang malas mencukur kumis-jenggot-cambang ini tidak terpasang miring. Sedikit bergelombang lekuk, memang iya. Tapi si empunya merek menyebutnya Topi Miring. Konsumen menyingkatnya "Tomi". Ah ya, mungkin topinya miring ke depan, atau ke belakang, pokoknya bukan menyamping. Saya tak tahu kenapa dinamai Topi Miring. Dulu, waktu awal mendengar, saya pikir itu sebutan lokal, gaya kampung, untuk Johnnie Walker. Bertahun kemudian, belum ada setahun, saya baru ngeh, memang ada merek Topi Miring. Merek yang nyeleneh, dan nyatanya menancapkan brand awareness yang cukup kuat. Tanyalah peminum kelas gardu ronda dan pangkalan ojek. Pasti mereka lebih mengenal Tomi [dan Mansion House] ketimbang Kahlua, Absolute, Skyy atau Southern Comfort.

Tomi kemasan seperempat liter, dalam botol wiski ukuran kantong ala Kapten Haddock, harganya sekitar Rp 3.500. Lebih murah daripada sebungkus Djie Sam Soe. Cuma seperdua puluh harga anggur termurah impor di pasar swalayan.

Soal rasa saya tak tahu, karena saya bukan peminum merek apapun dan kelas apapun. Yang saya agak tahu, di tangan konsumen setianya, Tomi ini memacu mixology atau seni bartending yang ajaib. Tomi dicampur minuman taurin macam Krating Daeng atau Extra Joss, disatukan dengan Fanta dan Sprite, dan entah apalagi, disajikan dengan gelas seadanya, tanpa garnish, tanpa olesan bubuk garam di bibir gelas... Hasilnya? Sama dengan minuman di tempat lain yang minimal menghabiskan ongkos senilai gaji sebulan peminum setia Tomi: riang, kadang lupa diri, sesekali terjerembab ke got mirip tikus.

Dalam keadaan mabuk, topi lurus bisa jadi miring. Bisa pula sebaliknya: topi miring jadi lurus. Artinya, kalau meminjam salah satu humor Alfred Hitchcock, orang mabuk di atas dek kapal, di tengah amuk badai, akan berjalan lurus. Sebuah antidot terhadap gambaran pelaut mabuk yang berjalan sempoyongan, padahal di darat, seolah sedang berjalan di atas dek kapal yang digoyang angin ribut. Lantaran Johnnie Walker atau Tomi, itu tak penting. Yang penting miring. Kalau tanpa topi, tapi gendut, brewok, botak sebagian, ikal berkilat, dia bernama Luciano Pavarotti.




tommy
October 31, 2013   10:32 AM PDT
 
orang pinter minum tolak angin cair
orang bejo minum bintah tujuh
oranggoblok minum topi miring
giting man
January 16, 2008   02:54 PM PST
 
ekh korak sia aya dmna.??
pejuang kemerdekaan
May 2, 2007   11:57 AM PDT
 
Bahkan di cafe kelas dangdut disajikan dengan tambahan menu senyum manis ma rabaan nakal....harganya bisa sekelas Maxx...meski rasanya...ngalor ngidul ngetan ngulon miring!
Rozak
March 29, 2006   11:37 AM PST
 
Pantes disebut topi miring .. orang abis minum itu pada miring semua ... hehehehe ..
Oh ya dulu waktu masih SMA saya pernah minum ini, rasanya kaya aer ujan .. hehehe ... mabok enggak sakit perut iya ... hihihihi
jangan suka miring
October 16, 2005   10:31 PM PDT
 
melihat tulisan sampeyan aku jadi mengira2 sampean orang yang suka miring (eh minum al-khomry). kalo liat foto yang terlihat di blog ini juga kayak orang yang miring. semoga aja orangnya gak suka miring. eman, kalo orang secerdas anda suka miring? gimana kalo ntar punya murid? bisa2 gak ada yang bisa lurus. sampean gak punya cita2 punya generasi yang lurus po? kasihan banget. ah maaf deh aku terlalu buruk sangka, maaf kang!
Name
September 12, 2005   08:35 PM PDT
 
Wiiihhh... Jarang banget loh Pak Gom saya melihat beginian... hehehe.. dapet darimana ziiieyy??
dork
September 12, 2005   01:35 PM PDT
 
ada relasi sama topi miring stanley gak ya? hahaha street beverages!! ntar kalo ente mampir surabaya saya belikan ketang putih cap guci mas! ada yang baru lagi namanya newport, design label biru bersih tapi efek samping bisa bikin cerewet!!!
loper
September 8, 2005   11:56 PM PDT
 
Tomi .... :) glegek ... glegek ....
mpokb
September 6, 2005   05:23 PM PDT
 
kok nemu aja sih bang yg ginian? bikinan citeureup pula. mungkin maksudnya, sehabis minum ini, orangnya jadi mirip Pavarotti yak..
|

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry  Home  Next Entry
   


© Hak cipta gambar ada pada masing-masing pemilik, pemuatan di sini tanpa meminta izin, semata karena apresiasi terhadap karya dan keinginan untuk menyebarluaskannya . Maaf dan terima kasih untuk pemilik hak atas karya.

Terima kasih untuk semua orang yang telah menyumbangkan label dan untuk semua pihak yang telah mengabarkan keberadaan blog ini.

Desain oleh Masé, 18 Juli 2005

 

Blogdrive