ke halaman blog induk

pemoeda djawa, sampai sekarang masih dibikin oleh niemeyer





Saya bukan seorang kolektor maupun "kolekdol" [mengoleksi karya untuk dijual]. Saya hanya seorang pemulung, itu pun tak serius, bahkan hanya asal comot.

pemoeda djawa

Bagi saya, rasanya menyenangkan bisa memegang dan mengamati desain label dan kemasan yang kadang tak jelas siapa penciptanya itu. Mumpung kertas-kertas bergambar itu belum semakin tercecer, tercecer dan tercecer, sebagian saya selamatkan di sini saja.

Salam gombal,
kéré kêmplu





Sajian utama blog ini adalah gambar. Adapun teks itu hanya bualan, omong kosong, semata agar gambar tak kesepian seolah tak berkawan.

Meskipun begitu saya berterima kasih kepada para korban bualan yang mau buang waktu memberikan apresiasi khusus.


Nina Uletbulunaikdaun


Reference: Blog


"... it's a beautiful gallery..."




Bermula dari sini...




GOMBALKARTU:
Mainan lain mulai Agustus 2005







 
 






Jika Anda punya label dan kemasan yang menarik, boleh Anda kirimkan gambarnya ke saya, atau... hard copy-nya sekalian :) Jangan sungkan, saya memang pemulung. :D

dengan segala hormat anda saya larang tersenyum apalagi ketawa saat menatap gambar ini

Apakah mereka meng-update blognya?

<< October 2004 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


Contact Me

rss feed


13.10.04 | 03:48
Don't forget isep klembak menyan,
jangan kaget kalau dianggep kuburan

aja lali, jangan lupa...Sungguh hebat para perokok klembak menyan itu. Sudah tambakaunya pekat, dengan kandungan tar dan nikotin melebihi toleransi, eh masih diberi aroma kuburan pula. Hebat? Mereka nggak pusing, nggak mual, bahkan terbatuk pun tidak. Entah dari dewa apa daya tahan itu datang. Dari jarak 30 meter [kalau anginnya membantu] aroma klembak menyan ini akan tercium. Para perokoknya ada di wilayah Dulangmas [Kedu, Magelang, Banyumas], yaitu wilayah yang pelat nomor kendaraannya berawalan AA dan R. Di wilayah lain juga ada yang doyan, tapi sedikit. Sekarang pengisap rokok sesaji ini semakin menipis. Anak muda pedesaan hanya doyan rokok berfilter. Di kawasan Mageleng dan pinggiran Yogyakarta, rokok pemusing-pemual yang pernah popular adalah Djolali, bikinan Mas Bustami. Saya pernah ke rumah yang merangkap pabrik [tanpa cerobong lho] milik Mas Bustami, dekat Terminal Bus Muntilan, mau kenalan, tapi dia lagi ke luar kota. Dari Yogya saya naik taksi ke Muntilan, pingin tahu orang macam apakah yang penuh percaya diri memasang potret dalam produknya itu. Ternyata itu foto Mas -- tepatnya: Pak, bahkan Mbah -- Bustami tahun 70-an.

ARy
October 8, 2005   09:24 PM PDT
 
Rokok klembak menyan ... wah jadi inget Simbah ku di kawasan Temanggung-Kedu ...
Asyik banget kalo nungguin simbah nglinting dhewe, menyan dicuil-cuilin, klembak dan cengkeh rajangan ditabur di atas tembakau. Kertas sigaretnya merk "Pelajar" atau "Topeng" ...
waktu kecil suka banget aku nyolong selembar kertas itu, karena pinggir-pinggirnya manis ...
Kalau dirokok memang baunya yah begitulah, namanya juga menyan ...
ita
September 25, 2005   04:04 PM PDT
 
jadul buanget covernya !.
Eka Putra
March 15, 2005   11:25 AM PST
 
Sekilas fotonya mirip Pak Zaenuddin MZ..
Name
October 13, 2004   07:19 PM PDT
 
dosen saya dulu juga ada yg hobi ngisep ini. bagus buat ajang kakak kelas ngerjain adik baru yg blm tau kebiasaan tuh dosen. Kita kasih tau, bhw kudu siap2 kalo udah tercium bau menyan. sering ada mhs baru kerasukan.
kopimorning
October 13, 2004   12:41 PM PDT
 
ckckck... koleksinya oke2... btw mereka printed di pertjitakan mana jaman segitu...???
Qky
October 13, 2004   07:54 AM PDT
 
di BI tempat gw nyangkul, masih ada yg ngerokok ginian cuman mereknya Bima... loe tahu panggilannya tuh orang... DOEKOEN
gw suka ngeledekin...
"kalo rokok ada peringatan pemerintah yg bla..bla... tapi yg satu ini kena peringatan MASYARAKAT.... abis baunya MASYA ALLAH... :-D
sampe sekarang masih aja tuh...(ngga pagi, ngga siang, ngga sore jelang pulang)
Loe tahu kalo dia beli.... naik kereta ke purworejo... beberapa hari kemudian dikirimin 2 bal... 1 bal buat dirumah satunya lagi taro di kantor.... hehehe :-D
ngga percaya ? loe telpon di 3818294 Pak Bayu Doekoen... udah top seantero BI Pusat
|

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry  Home  Next Entry
   


© Hak cipta gambar ada pada masing-masing pemilik, pemuatan di sini tanpa meminta izin, semata karena apresiasi terhadap karya dan keinginan untuk menyebarluaskannya . Maaf dan terima kasih untuk pemilik hak atas karya.

Terima kasih untuk semua orang yang telah menyumbangkan label dan untuk semua pihak yang telah mengabarkan keberadaan blog ini.

Desain oleh Masé, 18 Juli 2005

 

Blogdrive