Entry: Tembako tjap Pemoeda Djawa 7.10.04



Eksotis, sekaligus ngeselin. Rupanya di mata penjajah dulu, orang "bumiputera" itu eksotis, cocok untuk merek produk yang berasal dari tanah jajahan: tembakau. Maka jadilah Javaanse Jongens. Sudah dijajah, diperas, masih dipakai buat ikon pula. Sontoloyo betul! Sampai kini tembakau itu masih diproduksi, bungkusnya memakai bar code. Isinya Mild, Enteng dan mantap transit ad pada trem di jerman -  hanspeter zimmermannTembaco. Kalengnya pun dijual, untuk wadah tembakau. Di negeri yang cukai rokoknya tinggi, tembakau untuk tingw [linting dhw] masih laku. Itu pula sebabnya Niemeyer, produsen tembakau ini, pernah memasarkan alat pelinting sigaret dari plastik untuk konsumen Belanda. Saya nggak tahu apakah brand ini cukup kuat di Holland. Tapi dalam sebuah dokumentasi North Sea Jazz Festival di Den Haag awal 90-an, tercatat bahwa merek tembakau ini punya anjungan buat berpentas.

   4 comments

patrik budi sw
April 17, 2008   11:32 AM PDT
 
biar bagaimana tembakau indonesiatetap nikmat :)
Marcel
August 7, 2007   08:38 PM PDT
 
Javanse Jongens masih laku keras sampai dengan hari ini (07 aug 2007), produksinya masih lancaaarrr, tetapi design kemasan masih oldskool. (lokasi saya: Belanda :P)
bedebah
October 9, 2005   06:22 AM PDT
 
mas... mas....
saya sampai sekarang termasuk penikmat berat javaanse jongens (lokasi: berlin-jerman). kemanakah harus terkirim foto bungkusnya? <di djamin masih moeloes kinjis2!)
BEDbMAK3
July 11, 2005   03:59 PM PDT
 
You realy good at it.

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments